Home / Uncategorized

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Para Mafia BBM Subsidi di Pelalawan Diduga Kebal Hukum, Bareskrim Diminta Bertindak 

Pelalawan – Buletintv9.com ||

Sejumlah gudang penampungan BBM Subsidi di wilayah hukum Polres Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau khususnya Pangkalan Kerinci tampak semakin merajalela. Investigasi wartawan Jumat (21/8/2026) sore, gudang yang terletak di rumah petak di jalan T. Said Jaafar tepat depan SD Negeri 09 Pangkalan Kerinci, terpantau sejumlah mobil bus dan coltdiesel keluar masuk.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun wartawan media ini, para mafia BBM subsidi di Kabupaten Pelalawan tidak akan tersentuh hukum. Buktinya walau dugaan penyalahgunaan BBM subsidi itu berulang kali diberitakan di media, namun aktifitas para mafia semakin merajalela, sebut sumber yang tidak ingin namanya dipublis.

Dikatakannya bahwa lebih 50 orang mafia BBM subsidi yang beroperasi disejumlah SPBU di Pangkalan Kerinci, sebagian banyak pemiliknya adalah oknum berseragam coklat. Sehingga kalau ada pengecekan lokasi gudang tersebut oleh aparat penegak hukum, dipastikan aman karena para mafia sudah berkoordinasi lebih dulu dengan oknum orang dalam. Maka sebelum petugas sampai dilokasi gudang tersebut sudah disterilkan terlebih dahulu, beber narasumber tersebut.

Sebagaimana diketahui selama ini, aksi penampungan BBM subsidi yang dilangsir dari sejumlah SPBU di kota Pangkalan Kerinci, siang malam bebas beraktifitas. Sebab mereka dipastikan kebal hukum, ujar narasumber tersebut kembali menegaskan.

Lanjutnya, sejumlah gudang yang diduga kuat tempat penampungan BBM subsidi telah disorot sejumlah media belum lama ini. Realitanya sampai detik ini gudang-gudang tersebut terus menjalankan bisnis haramnya. Bahkan beberapa hari terakhir digemparkan terjadinya keributan antara sesama pelangsir yang berujung pengeroyokan hingga korban mengalami cedera serius hingga diopname di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci namun dugaan melangsir BBM subsidi tampaknya lancar-lancar saja.

Dijelaskan, seorang supir dikeroyok oleh sejumlah rekannya yang diduga sesama pelangsir solar di SPBU kota Pangkalan Kerinci pada Rabu, (19/8/2026) malam. Pengeroyokan dipicu saat korban menerobos antrian sejumlah kendaraan yang ada dijalur mesin pompa solar di SPBU kota Pangkalan Kerinci. Malam itu terjadi keributan bahkan besoknya terlihat begitu ramainya kendaraan yang mengantri untuk melangsir di SPBU tersebut, paparnya.

Sampai hari ini sejumlah gudang tersebut, diantaranya gudang yang terletak di KM 55 Pangkalan Kerinci, gudang penampungan BBM subsidi di SP 5 juga masih beroperasi. Bahkan ada beberapa gudang yang baru dibuka beroperasi, sebutnya.

Para mafia BBM subsidi sangat licik, katanya. Mereka memainkan siasat dengan bebas keluar masuk mengantri di setiap SPBU dengan berbagai modus operandi. Salah satunya nomor plat polisi mobil tersebut dipalsukan. Bayangkan seorang pelangsir mengemudi satu unit kendaraan dengan memiliki beberapa nomor plat palsu mobil. Supir satu mobil bisa mengantongi hingga 10 barcode agar bebas keluar masuk mengisi BBM di SPBU, ungkapnya membongkar siasat licik para mafia BBM subsidi tersebut.|| TIM

Berita ini 3 kali dibaca
Ditulis oleh Pimred

Belum ada informasi tentang penulis ini.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Khidmat dan Patriotik, Kapolres Raja Ampat Hadiri Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Halaman Kantor Bupati

Uncategorized

Kapolda Kalteng Bersama Personel Gabungan Pantau dan Padamkan Karhutla di Palangka Raya

Uncategorized

Presiden Prabowo Kirim Bantuan Alat Pemadam, 1000 Flexibel Tank hingga Peralatan Medis ke Kalteng, Percepat Penanganan Karhutla

Uncategorized

Kapolda Kalteng Dukung Penuh Deklarasi Anti Narkoba

Uncategorized

Agus Flores Siapkan Gugatan Gedung Wismilak Surabaya: Tuntut Kepastian Hukum atas Dugaan Penguasaan Aset Polisi

Uncategorized

Kapolda Riau Didampingi Kapolres Pelalawan Pimpin Pemadaman Karhutla di Pelalawan, Gunakan Formula X-Fire

Uncategorized

Kapolda Kalteng Dampingi Menteri Kehutanan Tinjau Karhutla di Tumbang Nusa

Uncategorized

Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, Kapolda Banten Tekankan Penguatan Sinergi Penegakan Hukum