Home / Uncategorized

Sabtu, 19 September 2026 - 10:05 WIB

Atasi Karhutla di Lahan Gambut, Kapolda Kalteng Gunakan X-Fire untuk Percepat Pemadaman

Palangkaraya – Buletintv9.com ||

Polda Kalimantan Tengah bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus melakukan upaya pemadaman dan pembasahan di sejumlah wilayah yang terdampak karhutla. Salah satunya di kawasan Jalan Manduhara Ujung, Kota Palangka Raya, Jumat (18/9/2026).

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, api di lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan. Namun, karena karakteristik lahan gambut, masih terdapat titik api di bawah permukaan yang berpotensi kembali menyala dan menghasilkan asap.

“Di wilayah Kalimantan Tengah bersama dengan Satgas yang lain, kita berusaha untuk memadamkan api yang ada. Saat ini kita berada di daerah Manduhara Ujung, di mana api-api yang ada sudah berhasil kita padamkan,” ujar Kapolda.

Menurutnya, penanganan karhutla di lahan gambut tidak cukup hanya dengan memadamkan api di permukaan. Pembasahan harus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan api yang berada di bawah permukaan gambut benar-benar padam.

Untuk itu, Polda Kalteng menggunakan zat pemadam khusus gambut X-Fire yang didistribusikan oleh Logistik Mabes Polri.

“Kami menggunakan zat pemadam kebakaran gambut, yaitu X-Fire, yang didistribusikan dari Logistik Mabes Polri untuk melakukan pembasahan. Ini lebih efektif dan lebih cepat, sehingga api-api yang ada di bawah bisa cepat padam dan tidak menghasilkan asap yang saat ini cukup mengganggu dan cukup pekat di wilayah Palangka Raya,” jelasnya.

Kapolda menjelaskan, saat ini terdapat enam wilayah yang menjadi prioritas penanganan karhutla di Kalimantan Tengah, yakni Palangka Raya, Kapuas, Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Katingan.

Untuk mendukung percepatan penanganan, personel di wilayah prioritas tersebut telah diberikan arahan dan pelatihan mengenai tata cara penggunaan X-Fire, khususnya untuk melakukan pembasahan pada lahan gambut.

“Enam daerah ini sudah kita berikan petunjuk, arahan dan pelatihan bagaimana di lapangan melakukan pembasahan menggunakan X-Fire. Setelah pembelajaran ini, mereka akan langsung kembali ke daerah masing-masing dan mampu menggunakan X-Fire untuk melakukan pembasahan,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Slog Mabes Polri, Dr. Sigit , menjelaskan bahwa X-Fire bekerja dengan membantu memasukkan air dan zat tertentu ke dalam lapisan gambut. Kandungan tersebut membantu menghambat suplai oksigen yang menjadi salah satu faktor pendukung api tetap bertahan di bawah permukaan.

“Jadi ada air dan juga beberapa zat yang dimasukkan ke dalam gambut. Sifatnya menahan oksigen sehingga tidak bisa menyuplai oksigen kepada api. Dengan demikian, api bisa tertahan dan lebih cepat padam,” jelas Dr. Sigit.

Ia menambahkan, bahan yang digunakan dalam X-Fire bersifat biodegradable, sehingga diharapkan tidak memberikan dampak buruk terhadap kondisi tanah.

“Karena menggunakan bahan-bahan biodegradable, artinya tidak akan merusak tanah untuk ke depannya. Bahkan ketika kami melakukan uji coba, bahan ini tidak merusak tanah dan justru dapat membantu menyuburkan tanah,” pungkasnya.

Polda Kalteng bersama seluruh unsur Satgas akan terus melakukan pemadaman, pendinginan dan pembasahan di wilayah prioritas guna mencegah munculnya kembali titik api sekaligus mengurangi dampak asap terhadap masyarakat.

Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.|| **

Berita ini 2 kali dibaca
Ditulis oleh Pimred

Belum ada informasi tentang penulis ini.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Polwan Satbrimob Polda Jambi Salurkan Air Bersih ke Panti Asuhan Al-Amin

Uncategorized

Perwakilan Warga Datangi AJPLH Pelalawan, Tuntut Pemeriksaan Menyeluruh dan Akan Gelar Aksi Massa

Uncategorized

Maknai Hari Jadi Propam Polri ke-24, Bidpropam Polda Kalteng Gelar Baksos ke Panti Asuhan di Palangka Raya

Uncategorized

Polda Kalteng Tetapkan 27 Tersangka Karhutla, 7 Korporasi Naik ke Tahap Penyidikan

Uncategorized

Haru Milad Ke-6 Yayasan Rumah Relawan Dhuafa Pelalawan 42 Anak Yatim Dhuafa Disunat Gratis di Pangkalan Kerinci 

Uncategorized

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bersama Puskesmas Elelim Gelar Yankes Gratis Bagi Masyarakat Distrik Elelim

Uncategorized

Agus Flores Bicara Penilaian Publik terhadap Polisi Jika Empat Kanal Tak Berfungsi, FRN Klaim Siap Teruskan Pengaduan ke Kapolri      

Uncategorized

Ditpolairud Evakuasi Tiga Jenazah Diduga Korban KM Virgo Transport 8 di Seruyan