Home / INFO POLRI

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Aktivis Nasional: Pernyataan Panglima TNI Sudah Tepat, Soal Menjaga Pertahanan Kamtibmas, TB Hasanudin Jangan Bangun Narasi Tendensius   

Jakarta – Buletintv9.com ||

Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI) meminta Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin agar lebih bijak dalam menyampaikan pandangan terkait pernyataan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengenai tanggung jawab menjaga pertahanan keamanan ( Kamtibmas ) di seluruh wilayah Indonesia.

Ketua Umum DPP LPPI, Dedi Siregar, menilai pernyataan maupun langkah Panglima TNI tersebut tidak seharusnya dipersepsikan sebagai upaya untuk membenturkan institusi TNI dengan Polri. Menurutnya, TNI dan Polri memiliki tugas serta kewenangan masing-masing, namun keduanya merupakan pilar penting dalam menjaga keamanan, pertahanan, dan stabilitas nasional.

“Jangan sampai pernyataan pejabat negara justru ditarik ke dalam narasi yang seolah-olah membenturkan TNI dengan Polri. Apalagi jika berkembang menjadi narasi adu domba antarinstitusi. Ini sangat tidak sehat dan dapat menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat,” tegas Dedi Siregar.

Dedi menilai, pernyataan Panglima TNI mengenai tanggung jawab terhadap keamanan di seluruh wilayah Indonesia harus dilihat dalam konteks tugas konstitusional dan peran TNI dalam menjaga pertahanan serta keamanan negara.

Menurutnya, tidak ada yang keliru apabila Panglima TNI mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan panglima TNI menjaga pertahanan kamtibmas dalam menjaga stabilitas nasional. Terlebih, saat ini framing hasutan di bulan agustus ini, keamanan sangat membutuhkan sinergi seluruh unsur negara, bukan mempertajam perbedaan antar-institusi.

“Langkah Panglima TNI sudah tepat. TNI memiliki tanggung jawab dalam menjaga pertahanan negara dan ikut memastikan Kamtibmas Karena itu, jangan kemudian pernyataan Panglima dipelintir seolah-olah menjadi persoalan mengambil peran antara TNI dan Polri,” ujarnya.

Kami juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk para pejabat publik dan anggota legislatif, agar mengedepankan narasi yang membangun sinergitas antara TNI dan Polri.

Dedi menegaskan, TNI dan Polri merupakan institusi negara yang memiliki posisi strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, menurutnya, kritik terhadap kebijakan maupun pernyataan pejabat negara tetap harus disampaikan secara proporsional dan tidak menimbulkan kegaduhan.

“Kami meminta TB Hasanuddin tidak membawa persoalan ini ke arah narasi yang dapat membenturkan TNI dengan Polri. Kritik boleh, perbedaan pandangan juga hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi jangan sampai narasinya justru memicu adu domba antarinstitusi negara,” kata Dedi.

Ia menambahkan, masyarakat membutuhkan ketenangan dan kepastian bahwa seluruh institusi keamanan negara tetap solid dalam menjalankan tugasnya.

“Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah TNI dan Polri semakin solid, semakin kompak, dan semakin kuat bersinergi. Jangan sampai ada narasi yang justru memperlebar jarak antarinstitusi. Kepentingan NKRI harus ditempatkan di atas kepentingan politik maupun perbedaan pandangan,” pungkasnya.|| **

Berita ini 11 kali dibaca
Ditulis oleh Pimred

Belum ada informasi tentang penulis ini.

Share :

Baca Juga

INFO POLRI

Polrestabes Medan Ungkap 1.187 Kasus Narkoba Dalam 300 Hari, Musnahkan Puluhan Kilogram Barang Bukti 

INFO POLRI

Keterbatasan Bukan Hambatan, Lapas Tabanan Sulap Area Sempit Jadi Peternakan Produktif

INFO POLRI

Merajut Harmoni Ulama dan Umara, Kapolres Metro Jakarta Barat Sampaikan Khotbah Jumat Penuh Makna

INFO POLRI

Kapolda Kalteng Apresiasi Sinergi TNI-Polri di HUT Pertama Kodam XXII/Tambun Bungai

INFO POLRI

Dalam Waktu Dua Hari, Satresnarkoba Polres Binjai Tangkap 2 Orang Bandar Narkoba Di Kota Binjai

INFO POLRI

Buka Rakor Perencanaan dan Anggaran 2026, Kapolda Kalteng Tekankan Orientasi yang Bermanfaat Bagi Masyarakat

INFO POLRI

Rapat Kerja Fungsi Teknis Ditlantas Polda Kalteng Tahun 2026: Dorong Digitalisasi Layanan Polisi Menuju Indonesia Emas

INFO POLRI

Polda Sumut Bangun dan Revitalisasi 75 Jembatan Merah Putih Presisi, Buka Akses Warga hingga Pelosok